PKPU Kirim logistik dan Relawan untuk Support Posko di Magelang

PURWOKERTO - PKPU KCP Purwokerto mengirimkan dua armada menuju lokasi bencana Merapi di Muntilan Magelang, Sabtu (8/11/2010). Ini adalah tim pertama yang beranggotakan 8 orang relawan dan 1 orang dokter dengan membawa logistik berupa pakaian, selimut, susu, perlengkapan bayi, dan lainnya.

Tim pertama ini diberangkatkan untuk mendukung tim rescue PKPU Semarang yang telah membuka posko di Wonolelo Muntilan Magelang. Setibanya di Muntilan Magelang, tim gabungan dibawah kordinasi Miftah Surur, Kadiv Pendayagunaan PKPU Semarang, Sabtu (6/11/2010) dan Minggu (7/11/2010) menggelar kegiatan trauma healing serta layanan kesehatan di posko pengungsi SD Gedong Pring 2 Wonolelo, Posko Pengungsi di SMP 2 Muntilan

Selain itu kegiatan juga dilaksanakan di MI Negri Tirto Kecamatan Salam yang merupakan posko pengungsi dengan status Ring 1 karena berada dalam radius 22 km dari Merapi dimana jarak aman yang ditetapkan pemerintah sejauh 20km.

Hari itu, Kota Magelang tertutup pasir dan abu, pohon-pohon bertumbangan serta beberapa rumah yang roboh akibat atapnya tidak kuat menahan beban pasir dan abu vulkanik yang dimuntahkan Merapi. Hingga Sabtu (6/11/2010) jumlah pengungsi di Magelang tercatat mencapai lebih dari 71.000 jiwa. Mereka menempati posko pengungsian di sekolah dan gudang.

Kadiv Penghimpunan PKPU Purwokerto Indra tergerak untuk menyapa para pengungsi, “Bapak kula nganggem bahasa ngapak nggih, wong kula saking Purwokerto,” Tanya Indra mengawali trauma healing diiringi tepuk tangan dan tawa renyah para pengungsi. Saat ini mereka mengalami keletihan setelah harus berpindah barak sebanyak tiga kali sejak dari awal mengungsi, belum lagi trauma akibat kehilangan harta benda maupun keluarganya.

”Sekarang kita cuma bisa pasrah, tanaman hancur semua. Tapi kita yakin pasca bencana ini pasti Allah akan memberikan berkahnya,” ucap Supri, salah seorang pengungsi bersama anak dan cucunya setelah rumahnya hancur karena jarak rumahnya hanya 8 km dari Merapi.

PKPU terus mendampingi para pengungsi, melakukan aksi trauma healing, layanan kesehatan, pendistribusian logistik serta dapur umum dan evakuasi warga. Minggu sore (7/11/2010) tim rescue PKPU Bandung juga tiba dengan membawa logistik dan satu mobil ambulan berjumlah 4 relawan dan 2 dokter menggantikan tim PKPU Purwokerto yang langsung kembali ke Purwokerto.

“Kami berharap semoga kedatangan Tim PKPU Purwokerto kedua nantinya dapat membawa logistik yang lebih besar lagi. Untuk warga Purwokertoo dan sekitarnya dapat menghubungi PKPU KCP Purwokerto, telepon 0281-7958080 atau kontak PKPU di nomor 08041002000 (nomor Nasional). (Indra/PKPU/Purwokerto)